5 Lautan Paling Mematikan di Dunia, Indonesia Salah Satunya

5 Lautan Paling Mematikan di Dunia, Indonesia Salah Satunya

5 Lautan Paling Mematikan di Dunia, Indonesia Salah Satunya – Seperi yang kita tahu, hampir 70 persen permukaan buni ini terdiri dari air. Sehingga, bukan hal aneh kalau bumi memiliki banyak perairan, laut, dan samudera yang membentang amat luas. Laut menyimpan keindaham yang menkjubkan. Berlayar di laut lepas dengan hamparan perairan biru yang luas tentunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Banyak juga orang yang senang menghabisakan waktunya di lautan dan pantai. Dengan pantai sebagai tujuan berlibur, mereka bisa mengunjungi objek wisara sambil berenang, berjemur, hingga berselancar.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : alex-bootlegger

Organisme yang hidup di laut pun selalu mengundang rasa penasaran manusia. Tak heran jika ilmu pengetahuan terus berusaha mengungkap kehidupan laut hingga ke dasarnya. Hamparan perairan yang luas memang terlihat menakjubkan, tapi banyak juga menyimpan cerita kelam. Di balik keindahan dan pesonanya, laut juga menyimpan bahaya yang dapat mengancam nyawa manusia. Beberapa bahkan dijuluki sebagai laut paling berbahaya di dunia karena sering melaporkan banyak kecelakaan kapan dan tentunya banyak memakan korban jiwa, serperti Segitiga Bermuda.

Daftar Lautan Paling Berbahaya

Berikut adalah deretan tempat ini berbahaya karena telah banyak merenggut nyawa manusia, yang telah terangkum dari beberapa sumber :

1. Segitiga Bermuda, Samudra Atlantik

Kawasan Segitiga Bermuda merupakan salah satu lokasi yang paling sering berkaitan dengan hal-hal mistis, misteri, dan juga takhayul. Kawasan yang terkenal pula sebagai Devil’s Triangle ini bahkan menelan banyak korban, mulai dari kapal hingga pesawat.
Alasannya beragam, mulai dari diculik alien, adanya hantu, hingga hilang secara tiba-tiba tanpa jejak. Dari banyaknya kisah dan teori konspirasi yang beredar, tak heran jika ada saja traveler yang merasa sangsi untuk terbang di atasnya, bahkan walaupun mereka bepergian dengan menggunakan pesawat.

2. Blue Hole, Mesir

Terkenal sebagai salah satu spot diving paling berbahaya di dunia, Blue Hole memiliki julukan sebagai “divers cemetery” atau kuburan penyelam. Hal ini karena para penyelam yang menyelam di Blue Hole seakan sudah siap mati atau bertaruh nyawa.

Blue Hole adalah lubang bawah laut, dengan lebar sekitar 80 meter dan kedalaman lebih dari 100 meter. Spot diving yang terletak di pesisir Laut Merah, tepatnya di Dahab, sebuah desa kecil di pantai tenggara Semenanjung Sinai, Mesir, ini sudah amat populer pada kalangan divers. Selain itu, Blue Hole dikenal berbahaya karena kontur atau medan penyelamannya yang tak biasa. Spot diving satu ini sebenarnya tidak berbahaya jika kamu menyelam hanya beberapa meter saja. Hanya saja, masalahnya adalah ketika kamu menyelam pada area yang sangat dalam. Banyak dari mereka yang meninggal setelah mencoba berenang di The Arch. Terowongan inilah yang menghubungkan Blue Hole dengan Laut Merah.

3. Los Roques, Karibia

Meski terkenal memiliki perairan terindah, Los Roques nyatanya menjadi tempat yang cukup berbahaya bagi wisatawan. Beberapa kecelakaan dan hilangnya kapal dan pesawat menjadikan perairan ini semakin misterius. Ada yang berpendapat bahwa pusaran air dan angin yang berada di perairan ini memang cukup berbahaya.
Namun tidak sedikit penduduk lokal Karibia yang mengatakan bahwa perairan ini merupakan perairan yang terkutuk, dan kutukan tersebut sering meminta tumbal nyawa manusia.

4. Segitiga Naga, Jepang

Laut Segitiga Naga Jepang terkenal dengan sebutan Segitiga Iblis. Segitiga Naga Jepang sendiri terletak pada 100 KM sebelah Selatan Tokyo antara Pulau Iwo Jima dan Pulau Miyake. Laut ini sudah terkenal akan kengeriannya bahkan antara tahun 1950 hingga 1954, laut ini telah melenyapakan sembilan kapal besar tanpa meninggalkan jejak. Bahkan kapal peneliti yang dikirim pemerintah Jepang juga ikut hilang.

5. Segitiga Masalembo, Indonesia

Segitiga Masalembo merupakan laut paling berbahaya Indonesia dan memiliki julukan sebagai Segitiga Bermudanya Indonesia. Lautan ini sendiri terletak sekitar Pulau Masalembo pada Laut Jawa bagian Timur. Salah satunya, pada 27 Januari 1981, Kapal Motor Penumpang (KMP) Tampomas-II mengalami kecelakaan tragis di lautan ini dan menewaskan ratusan orang.

Artikel ini di dukung oleh : oddstruments