Ciri-ciri Ikan Yang Masih Segar Untuk Dikonsumsi

Ciri-ciri Ikan Yang Masih Segar Untuk Dikonsumsi

Ciri-ciri Ikan Yang Masih Segar Untuk Dikonsumsi – Untuk beberapa orang yang suka hidangan ikan, pastinya sudah mengetahui perbedaan antara ikan yang masih segar dan ikan yang sudah tidak segar pada saat memakannya. Namun belum tentu mengetahui bagaimana cara memilih daging ikan yang masih segar sebelum menjadi hidangan atau masih mentah.

Artikel ini di dukung oleh : https://juarampo.co/

Saat ini tak bisa terpungkiri, di pasaran ada penjual yang nakal dengan menjual ikan yang sudah tidak segar. Maka dari itu, sebagai konsumen atau pembeli kamu harus memberkali diri dengan kemampuan membedakan ikan segar dengan ikan yang tak segar lagi.

Ikan menyimpan segudang nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, tapi kandungan nutrisi ini tidak lagi optimal bila anda mengonsumsi ikan yang kualitasnya telah menurun. Ikan yang tidak lagi segar juga merupakan tempat berkembang biak yang ideal untuk berbagai macam bakteri. Bakteri-bakteri ini dapat mengontaminasi makanan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan, bahkan dapat menimbulkan keracunan makanan.

Ikan merupakan saalah satu jenis makanan penuh nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Selain kaya akan protein dan gizi, ikan juga bisa menjadi berbagai macam hidangan yang nikmat dan menyehatkan. Namun banyak pula ikan berkualitas rendah yang ada di pasaran yang membuat kandungan nutrisinya tidak seoptimal ikan yang masih segar. Maka dari itu penting untuk kita mengetahui cara memilih ikan segar yang baik. Tips memilih ikan yang segar secara umum bisa terlihat dari insang, daging, mata dan baunya. Keempat hal itu bisa menunjukan perbedaan ikan segar dan tidak segar.

Ikan berkualitas rendah memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan ikan segar. Anda mungkin pernah mendapati ikan yang berbau amis dengan tekstur yang lunak, tapi ini bukanlah satu-satunya tanda bahwa kualitas ikan telah menurun. Berikut adalah beberapa tips yang perlu kamu cermati.

Tips Memilih Ikan Segar

Ikan segar bisa dipahami sebagai ikan mati, yang ada di pasaran. Yang mana kondisinya hampir sama dengan kondisi ketika ikan tersebut masih hidup. Dengan begitu ada beberapa cara untuk memberdakan mana ikan yang masih segar dan tidak. Berikut cara untuk memilih ikan yang segar yang sudah terangkum dari berbagai sumber :

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : alex-bootlegger

1. Mata

Mata ikan yang segar tampak melotot, terang, jernih dengan warna hitam pekat pada bagian tengahnya. Permukaannya pun terasa menonjol dan kenyal saat disentuh. Sebaliknya, mata ikan yang sudah tidak segar tampak mengerut dan keruh. Bagian mata yang seharusnya berwarna putih kekuningan juga berubah warna menjadi kemerahan. Namun hal ini tidak berlaku untuk semua jenis ikan.

2. Insang

Angkatlah penutup insang pada sisi kepala ikan, ikan yang baru tertangkap memiliki insang berwarna merah yang tampah bersih dan segar. Semakin merah warna insang, maka semakin baik kualitasnya. Insang berwarna kecoklatan atau keabuan dengan bagian insang yang tampak terpisah satu sama lain menandakan bahwa kualitas ikan telah menurun.

3. Kulit dan Sisik

Salah satu cara mudah memilih ikan segar adalah dengan mengamati warna kulit dan sisiknya. Kulit ikan berkualitas baik tampak mengilat dengan warna yang teran. Sisiknya pun masih menempel dengan kuat pada badan ikan dan tidak mudah lepas saat ditarik. Sementara itu, ikan yang berkualitas memiliki kulit dan sisik yang tampak kusam. Saat dipegang, sisiknya juga mudah terlepas dari daging.

4. Daging

Daging ikan yang segar tampak jernih dengan warna translusen yang cerah. Beberapa jenis ikan memiliki warna daging putih terang, tapi ada pula jenis ikan yang memiliki warna berbeda. Apa pun jenis ikan yang kamu pilihm pastikan bahwa warnanya cerah dan tidak kusam.

Ikan segar memiliki tekstur yang lembut, tapi cukup kenyal sehingga dapat kembali ke bentuknya semula setelah ditekan. Seluruh dagingnya juga menempel kuat pada tulang. Berbeda dengan ikan segar, daging ikan yang kualitasnya menurun berwarna kusam. Teksturnya pun berubah menjadi lebih baik.

5. Perut

Cara lain untuk memilih ikan segar adalah dengan menekan bagian perutnya. Perut ikan yang segar terasa kenyal saat ditekan dan dapat kembali ke bentuknya semula. Sementara itu, ikan berkualitas rendah memiliki tekstur perut yang lunak. Isi perutnya juga dapat terburai dengan mudah saat Anda menekannya.

6. Bau

Ikan berkualitas baik memiliki bau khas yang segar dan ringan. Bau yang menguar dari ikan segar tidak mengganggu penciuman ataupun terasa aneh. Sebaliknya, bau amis yang menyengat menandakan bahwa ikan tidak lagi segar. Ikan tersebut juga telah dibiarkan terlalu lama dalam suhu ruang dan telah mulai mengalami pembusukan.

Proses perubahan pada tubuh ikan terjadi karena adanya aktivitas enzim, mikroorganisme, atau oksidasi oksigen. Setelah ikan mati berbagai perubahan fisik maupun kimiawi berlangsung lebih cepat. Semua perubahan ini akhirnya mengarah ke pembusukan. Seluruh permukaan tubuh ikan yang sedang mengalami proses pembusukan dipenuhi lendir.

Selain bermanfaat untuk menjaga kualitas ikan tetap optimal, mengetahui cara memilih ikan yang segar juga dapat mengurangi risiko kontaminasi makanan. Setelah memilih ikan, jangan lupa untuk segera menyimpannya dalam lemari pendingin atau diolah sesegera mungkin. Anda bisa menjaga kesegarannya dengan memberikan perasan lemon dan rempah-rempah segar sesuai selera.