Glofish Si Ikan Unik yang Menyala Dalam Gelap

Glofish Si Ikan Unik yang Menyala Dalam Gelap

Glofish Si Ikan Unik yang Menyala Dalam Gelap – Pernahkah kamu membayangkan akuarium kamu berisi mahluk yang dapat bercahaya dalam gelap? Saat ini sudah banyak jenis ikan hias rekayasa genetika sehingga memiliki warna terang yang dapat menyala dalam gelap dengan sendirinya.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : alex-bootlegger

Bagi yang akrab dengan akuarium dan ikan hias, tentu mengingatkan anda pada Glofish. Ikan ini memiliki bentuk yang familiar, sebab rupanya mereka merupakan ikan zebra alias Danio rerio. Namun mereka memilki tampilan warna yang menarik, bahkan bisa bercahaya dalam kegelapan.

Pasalnya, glofish memiliki warna solid terang, yakni merah, biru, hijau, kuning, merah mudam dan ungu. Terlebih lagi saat penerangan pada akuarium (LED atau Sinar Ultraviolet) dalam kondisi mati. Warnanya akan berubah lebih unik. Seperti tak memiliki kulit, ikan ini terlihat tulangnya saja dengan warna tertentu. Misalnya yang berwarna biru, saat memakai lampu khusus, warnanya berubah dan benar benar menyala. Warna dasar biru menghilang dan berubah menjadi transparan. Tak heran jika penyebutan ikan Glofish sebagai ikan glow in the dark.

Asal Muasal Glofish

GloFish pada awalnya diciptakan oleh seorang ilmuwan bernama Zhiyuan Gong, di National University of Singapore, yang ingin memiliki ikan yang akan berubah menjadi fluoresen ketika saluran air tercemar, tetapi masih tampak seperti ikan biasa jika airnya bersih.

Dia mengambil subyek Golden Zebra Danios biasa, membiakkannya, dan menyuntikkan gen ubur-ubur ke dalam embrio mereka. Bayi-bayi yang tumbuh dan menetas jadi memiliki warna hijau neon cerah. Ini adalah langkah awal dari keberhasilan mereka.

Dengan menggunakan gen protein fluoresen dari makhluk laut lainnya, strain tambahan juga dibuat. Ide awalnya adalah bahwa setiap warna hanya akan bereaksi dan berpendar jika ada racun tertentu di dalam air yang akan menandakan pencemaan air tersebut.

Namun ternyata ikan ini terus saja bercahaya meskipun di dalam kondisi air yang biasa saja bahkan bersih. Ketika ikan-ikan itu dibiakkan, anak-anak mereka juga mewarisi gen fluorescent tanpa perlu modifikasi genetik lebih lanjut.

Cara Perawatan Glofish

Seperti ikan hias biasanya, ikan ini bisa dipelihara dalam akuarium berkapasitas maksimal 113 liter. Suhu air dalam akuarium tersebut idealnya antara 22-26 derajat Celcius. Sedangkan ukuran pH-nya 6,0-7,5. Ikan-ikan ini memiliki kepribadian yang cukup tenang dan damai. Namun GloFish dengan spesies tertentu seperti Shark relatif agresif. Jika ikan ini dipelihara dengan baik, mereka bisa bertahan hidup sampai mencapai batas usia nya yang berkisar 15 tahun.

Jenis-jenis Glofish

1. Glofish Tetra

Sekilas, ikan glofish tetra berbentuk seperti ikan tawar mungil pada umumnya, yakni berbadan lebar dan pipih. Sirip punggung, ekor, dan perutnya transparan dengan duri yang berwarna putih. Sementara itu, sisiknya berwarna-warni, ada yang merah, ungu, hijau, kuning, dan biru dengan sinar yang terang. Bagian tengah tubuhnya terdapat garis keperakan yang memantulkan cahaya.

2. Glofish Barb

Hampir semua warna sisik ikan glofish barb tidak sepucat glofish tetra. Selain itu, duri pada bagian ekor, sirip punggung, dan sirip perutnya berwarna seperti sisiknya.

Bagian tengah badan glofish barb juga terdapat garis keperakan yang dapat memantulkan cahaya. Selain satu warna, ada juga glofish barb yang memiliki dua warna dengan corak zebra. Untuk ekornya juga lebih panjang dibandingkan glofish tetra.

3. Glofish Shark

Tak seperti glofis yang dkembangkan dari jenis ikan zebra, glofish shark memiliki bentuk  yang memanjang dengan sirip transparan kemerahan. Pada bagian tubuhnya, terdapat sisik berwarna-warni, seperti kuning, ungu, biru, hijau, dan merah.