Jenis dan Fungsi Plankton

Jenis dan Fungsi Plankton

Jenis dan Fungsi Plankton – Plankton adalah suatu organisme hidup yang berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang ukurannya sangat kecil dan kemampuan renang terbatas sehingga banyak yang menemukannya dalam keadaan mengambang atau mengapung dan mudah terbawa arus. Secara luas plankton sebagai salah satu organisme terpenting dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik. Plankton terbagi menjadi beberapa macam, yaitu berdasarkan fungsi, ukuran, daur hidup dan sebaran baik horizontal maupun vertikal.

Artikel ini di dukung oleh : oddstruments

Jenis plankton terdiri dari Fitoplankton dan Zooplankton. Fitoplankton hanya terdiri dari alga yang mikroskopis. Semua Fitoplankton selamanya hidup dalam air sebagai plankton dan diberi nama Holoplankton. Lain halnya dengan zooplankton, zooplankton terdiri dari Holoplankton dan Meroplankton atau termoairplankton.

Holoplankton ialah organisme yang selamanya hidup sebagi plankton, seperti Rotatoria Cladocera, Copepoda, dsb, sedangkan Meroplankton ialah larva-larva dari segala macam udang atau larva dari hewan-hewan air lainnya yang nanti jika sudah besar menjadi dewasa (kepiting, lobster, udang-udang besar, dsb) tidak lagi hudup sebagai plankton. (Sachlan, 1978)

Namun secara umum, plankton dapat diartikan sebagai organisme hidup yang berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang ukurannya sangat kecil. Menurut Sachlan (1978), plankton adalah jasad-jasad renik yang melayang pada dalam air yang nyaris tidak melakukan pergerakan. Kalau pun bergerak, pergerakan selalu mengikuti arah arus air. Hal yang senada juga oleh Odum (1994) yang menyatakan bahwa plankton adalah organisme yang mengapung pada perairan. Pergerakan kurang lebih tergantung pada arah arus air, yang artinya secara keseluruhan plankton tidak mampu bergerak melawan arah arus.

Jenis-jenis Plankton Berdasarkan Fungsinya

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : alex-bootlegger

1. Fitoplankton

Fitoplankton (phyto=tanaman dan planktos=pengembara/penghanyut atau disebut juga plankton nabati) adalah plankton berasal dri tumbuhan yang ukurannya sangat kecil,umumnya fitoplankton berukuran 2 – 200µm (1 µm = 0,001mm) dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.Tetapi ketika dalam jumlah besar,mereka dapat tampak sebagai warna hijau di air karena mangandung klorofil dalam sel-selnya mengingat fitoplankton merupakan komponen autotrof,yaitu berfungsi sebagai produsen.Karena fitoplankton dapat mensintesis sendiri bahan organik melalui fotosintesis menjadikan ia sebagai dasar dari sebagian besar rantai makanan dalam ekosistem laut dan air tawar.Karena kemampuan ini fitoplankton disebut sebagai primer produce.

2. Zooplankton

Zooplankton atau juga plankton hewani adalah plankton berasal dari sisa-sisa hewan yang bersifat heteritrofik,yaitu tidak dapat memproduksi makanannya sendiri.Maka hidup zooplankton bergantung pada ketersediaan bahan organik dari fitoplankton,sehingga disebut sebagai makhluk konsumen. Ukurannya yang paling umum berkisar 0,2 – 2 mm, tetapi ada juga yang berukuran besar misalnya ubur-ubur yang bisa berukuran sampai lebih satu meter.

3. Bakterioplankton

Seperti namanya bakterioplankton adalah bakteri yang hidup sebagai plankton dan memiliki peran sama yaitu sebagai dekomposer atau pengurai. Kedudukan bakterioplakton sangat penting karena semua biota laut yang mati, akan terurai oleh mereka sehingga akan menghasilkan hara seperti fosfat, nitrat, silikat, dan sebagainya. Hara ini kemudian akan mendaur ulangkan dan oleh fitoplankton memanfaatkannya lagi dalam proses fotosintesis.

4. Virioplankton

Merupakan virus yang hidup sebagai plankton dan berukuran kurang dari 0,2 µm. Karena plankton ini merupakan jenis virus maka jika tanpa menempel pada inang, ia tidak menunjukn kehidupan hayati dan biasanya yang menjadi inang adalah bakterioplankton atau fitoplankton. Akan tetapi virioplankton pun mempunyai fungsi yang sangat penting dalam daur karbon (carbon cycle) pada ekosistem laut.