Naik Pesawat tidak Perlu Swab Antigen

Naik Pesawat tidak Perlu Swab Antigen

Naik Pesawat tidak Perlu Swab Antigen – Pertanggal 5 mei 2022 pihak penerbangan sipil di Indonesia. Mengeluarkan surat pernyataan kini naik pesawat tidak perlu membawa hasil negatif Swab Antigen. Travelers cukup mengisi data E-HAC atau Electronic Health Alert Card. di dalam electronic health alert card tersebut sudah mengandung data data pribadi kita tentang track record kesehatan kita.

Seperti yang kita ketahui beberapa bulan yang lalu travelers bingung oleh peraturan tentang swab antigen. Kini dengan kebijakan terbaru yang di terbitkan oleh pihak penerbangan membuat semua perjalanan dengan naik pesawat menjadi mudah.

baca juga artikel lainnya di alex-bootlegger

Swab Antigen

Swab Antigen beberapa bulan yang lalu merupakan syarat wajib untuk berpergian. Saat ini berpergian menggunakan transportasi umum tidak memerlukan swab antigen kembali . kebijkan ini di buat berdasarkan surat edaran pemerintah nomor 12 tahun 2020. Swab memakan biaya untuk sekali test kurang lebih Rp 88.000 – Rp 159.000. ┬áHasil dari pengujian swab kurang lebih perlu waktu sekitar lima belas sampai tiga puluh menit. Hasil dari swab antigen bisa kita sebut memiliki akurat tingkat nya hingga delapan puluh tujuh persen. Mengapa swab antigen sebagai persyaratan sebelumnya ? di karenakan tingkat keakuratannya. ucap Sudomo pada pres confrence 2 maret 2022.

baca juga artikel lainnya di alex-bootlegger.com

Berpergian Dengan Pesawat tanpa Antigen

Seperti yang kita ketahui kini berpergian menggunakan pesawat tanpa perlu antigen. Transportasi udara yang satu ini banyak di gemari oleh para travelers alasannya karena cepat , nyaman ,dan aman. peraturan dan ketetapan yang di sesuaikan oleh pihak penerbangan memang sangat ketat . Tujuan dari aturan yang ketat adalah menghindari kecelakaan dan tindak kriminal yang terjadi.

Persyaratan naik pesawat terbaru

Penerbangan sipil ada 2 jenis yaitu , domestik dan internasional. Penerbangan domestik memiliki persyarat sebagai berikut. Setiap individu wajib memenuhi protokol kesehatan berupa menggunakan masker yang menutup bagian hidung hingga mulut. Ganti masker setiap tiga jam sekali. Rajin mencuci tangan menggunakan sabun yang tersedia. Gunakan hand sanitizer setiap saat sesudah kita memegang barang.