Tips Menghindari Kanker Kulit dari Sinar Matahari

Tips Menghindari Kanker Kulit dari Sinar Matahari

Tips Menghindari Kanker Kulit dari Sinar Matahari

Tips Menghindari Kanker Kulit dari Sinar Matahari – Selama pandemi Covid-19 ini, kita tidak asing lagi dengan rutinitas berjemur untuk menjaga imunitas. Sayangnya, sinar UV matahari yang berbahaya dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Seringnya beraktivitas pada luar ruangan juga berisiko membuat kulit belang hingga terbakar akibat paparan dari sinar matahari.

Baca Juga Tips dan Artikel Menarik Lainnya Di : alex-bootlegger

Terlalu sering terkena sinar meningkatkan risiko Anda terhadap kanker kulit. Meskipun berbahaya, bukan berarti Anda harus menghindari matahari sama sekali. Sinar matahari juga memiliki peranan penting bagi tubuh sebagai supply vitamin D secara alami. Namun, bila terlalu sering terkena paparan secara langsung bisa berbahaya untuk kulit, karena dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap, ruam, terasa terbakar hingga terkena risiko kanker kulit.

Seringnya beraktivitas pada luar ruangan dapat mengurangi stres. Sayangnya sebagian besar kanker kulit karena terlalu banyak paparan sinar Ultra Violet (UV). Sinar UC juga dapat merusak Sel-sel kulit, ternayata pakaian diciptakan sama untuk melindungi kulit dari matahari. Namun nyatanya beberapa pakaian memberikan perlindungan UV yang lebih baik dari yang lain.

Lindungi kulitmu dari paparan sinar matahari yang berlebihan dengan tips dan trik yang sudah kami rangkum berikut :

1. Gunakan Pakaian Tertutup

Penting untuk menutupi kulit saat kamu berada di luar ruangan. Cobalah kenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang bila memungkinkan untuk melindungi dari sinar UV. Hindari kain yang longgar atau terbuka, seperti renda. Selain itu, pakaian warna gelap menawarkan perlindungan lebih dari warna terang. Pilih pakaian yang memiliki perlindungan ultraviolet di labelnya.

2. Gunakan Sunscreen

Agar kulit tidak menghitam karena sengatan sinar matahari, sebaiknya gunakan sunscreen. Tak peduli, kamu berada di dalam ruangan maupun outdoor, sunscreen menjadi salah satu perlindungan penting yang harus diaplikasikan pada kulit. Sunscreen termasuk skin care wajib yang harus digunakan untuk wajah agar memproteksi wajah dari bahaya sinar matahari. Sunscreen yang rekomendasi adalah produk yang memiliki kadar SPF minimal 30.

3. Gunakan Kacamata Pelindung UV

Selain pakaian, kacamata hitam menjadi bagian penting yang harus kamu punya. Kacamata hitam melindungi mata dari sinar UV dan mengurangi risiko katarak. Kulit lembut di sekitar mata juga dapat terlindungi dari paparan sinar matahari. Kacamata hitam dapat menghalangi sinar UVA dan UVB untuk memberikan perlindungan terbaik.

4. Konsumsi Vitamin

Cara melindungi kulit dari sinar matahari yang tidak kalah penting adalah mengonsumsi vitamin tertentu, salah satunya adalah astaxanthin. Astaxanthin termasuk antioksidan (sekaligus pigmen) yang diproduksi oleh alga air dan ampuh untuk merespon sinar UV. Astaxanthin bisa menjadi perlindungan ekstra dari sengatan matahari.

Vitamin ini memang ampuh untuk mengatasi pigmen kulit karena diproduksi oleh alga air yang memiliki kandungan baik dan ampuh merespon sinar UV.

5. Banyak Minum Air Putih

Terkena paparan sinar matahari dan udara yang kotor dapat membuat kulit kita menjadi lebih mudah kering atau dehidrasi. Kulit yang dehidrasi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari secara langsung.

Misalnya, kulit yang kering dapat menyebabkan kulit menjadi pecah-pecah atau celah, yang dapat membuka dan dapat membuat kulit menjadi luka dan berdarah, hingga memberikan jalan bagi bakteri yang menyerang. Agar kulitmu tidak mudah kering, minum air yang banyak. Ahli kesehatan menyarankan untuk meminum 8 gelas air putih perhari.